June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

Liga Italia Bangkit dari Kematian Kala Gabung Juventus

Liga Italia

Soccer Football - Champions League - Group G - FC Barcelona v Juventus - Camp Nou, Barcelona, Spain - December 8, 2020 Juventus' Cristiano Ronaldo celebrates scoring their third goal REUTERS/Albert Gea

livebolasport –  Bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo mengatakan dialah yang menghidupkan kembali liga Italia ketika bergabung dengan Juventus pada 2018. Namun klaim sepihak CR7, julukannya, dibenci bahkan oleh pecinta sepak bola.

berbicara dengan arogan tentang dia sebelum pertandingan persahabatan antara timnya, Al Nassrem dan Celta Vigo pada Selasa 18 Juli 2023 di Estadio Algarve di Portugal. Pertama, dia mengatakan kedatangannya di liga Saudi telah memicu minat dan membuka jalan menuju Kejuaraan Eropa, menurut Stars.

“Ketika saya tiba di Juventus, liga Italia sudah mati. Dan kemudian ketika saya tiba, saya menyadari: ke mana Cristiano pergi, ada lebih banyak minat,” kata Ronaldo, Senin (17/07/023).

Kata-katanya juga ditertawakan oleh netizen pecinta sepakbola di seluruh dunia. Netizen mengatakan Ronaldo memang telah merevitalisasi liga Italia karena dominasi Juventus perlahan-lahan runtuh sejak kedatangannya dan tim lain harus bersaing.

“Dia benar tentang satu hal. Pada saat dia masuk ke liga Italia dia sudah mati dan Juve memenangkan 7 Scudetti berturut-turut. Untuk sekali ini, berkat dia, ada orang lain yang menjadi juara,” tulis seorang netizen di Twitter, dikutip Daily Star, Kamis (20 Juli 2023).

 

Cristiano benar menghidupkan kembali kejuaraan Italia.

“Ya, Cristiano. Kamu benar.Mereka menghidupkan kembali kejuaraan Italia. “Anda membuat mereka kompetitif lagi dengan melumpuhkan Juve secara finansial dan taktis yang sebelum kedatangan Anda memiliki kepastian memenangkan gelar seperti yang dilakukan Bayern (Munich),” cuit pengguna lain.

Ronaldo meninggalkan Real Madrid ke Juventus seharga £100 juta (1,9 triliun rupee) pada 2018 setelah menghabiskan sembilan tahun di Santiago Bernabeu.Dia mencetak banyak gol untuk raksasa Turin, 101 gol dalam 134 pertandingan.

Namun, bintang asal Portugal itu diyakini akan memperburuk keadaan Juventus secara keseluruhan. Alasannya adalah dia akan memiliki lebih sedikit pergerakan dari bola.

Bahkan, Juventus meraih Scudetto 2017-2018 dengan total 95 poin. Namun, total poin mereka turun menjadi 90 pada musim berikutnya saat mereka mengalahkan Ronaldo, hanya untuk turun kembali menjadi 83 poin di musim kedua, meski berhasil menang lagi.

Kemudian, di musim ketiganya, total poin Juventus turun menjadi hanya 83 poin. Hingga akhirnya Ronaldo meninggalkan Allianz Stadium untuk kembali ke Old Trafford pada musim panas 2021.

 

Baca Juga : Cristiano Ronaldo Salah Besar Sebut Liga Italia Sudah Mati