June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

Menengok Kiprah 7 Pesepak Bola Beken yang Punya Kewarganegaraan Ganda: Grealish dan Rakitic Tak Salah Pilih Timnas

Ganda

Ganda

Nama Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi melambangkan pesepakbola yang lahir dan besar di negaranya untuk meraih kesuksesan.

Cristiano Ronaldo lahir dan besar di Portugal sebelum berusia 38 tahun dan bepergian ke banyak klub besar.

Begitu pula Lionel Messi yang lahir saat remaja di kampung halamannya di Argentina. Kemudian, setelah menaklukkan Eropa bersama Barcelona,​​La Pulga menjadi salah satu pesepakbola terhebat di dunia.
Namun, ada juga pemain yang berkewarganegaraan ganda dan kemudian harus menyatakan akan bermain di timnas mana.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seorang pemain sepak bola mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan. Mulai dari keturunan orang tua hingga lamanya tinggal di suatu negara tertentu.

Atas dasar itu, banyak pesepakbola yang bermain untuk timnas karena memiliki lebih dari satu kewarganegaraan. Berikut perkembangan tujuh pemain berkewarganegaraan ganda dan harus memilih salah satu.

ack Grealish lahir dan besar di Birmingham, tetapi juga memiliki kewarganegaraan Irlandia berkat kakek dan neneknya. Dia sebenarnya bermain untuk tim U-21 Irlandia sebelum menolak panggilan ke tim senior karena ingin bermain untuk Inggris.

Lalu apa yang terjadi? Setelah pindah, ia membantu tim Inggris U-21 memenangkan turnamen Toulon pada tahun 2016 sebelum menunggu empat tahun untuk promosi ke tim senior Inggris.

Grealish tampak siap membantu The Three Lions mencapai final Euro 2020 sebelum mengalahkan Italia. Pemain Manchester City itu juga masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol saat Inggris menang 6-2 atas Iran di Piala Dunia 2022. Aubameyang lahir di Prancis pada tahun dari ibu
keturunan
Gabon -Spanyol yang memberi banyak kesempatan untuk tumbuh dewasa. Dia bergabung dengan tim Prancis saat remaja tetapi pindah ke Gabon pada tahun 2009.

Yang terjadi dalam sejarah negaranya adalah Aubameyang membantu negaranya mencapai perempat final Piala Afrika. Sebelum pensiun, ia juga menjadi kapten tim dan mencetak 30 gol dalam 72 penampilan.
Kalidou Koulibaly lahir di Prancis pada tahun
dari pasangan imigran Senegal dan kisahnya mirip dengan Aubameyang saat remaja. Dia terutama mewakili The Blues di Piala Dunia U20, tapi kemudian memutuskan untuk mewakili Senegal.
Seiring berjalannya waktu, Koulibaly berkembang menjadi bek tengah kelas dunia. Koulibaly adalah pilar pertahanan Senegal dan tersingkir secara brutal dari Piala Dunia 2018 karena aturan fair play.

Senegal kemudian kembali kalah di final Piala Afrika 2019 melawan Aljazair ketika Koulibaly diskors karena akumulasi kartu kuning. Koulibaly kemudian diangkat menjadi kapten dan berkat kepemimpinannya, Senegal menjadi juara Piala Afrika edisi 2021 dengan mengalahkan Mesir melalui adu penalti.
Ivan Rakitic lahir di Swiss pada tahun
dan besar di sana. Orang tuanya adalah orang Kroasia. Dia memulai sepak bola Swiss sebelum pindah ke Jerman dan kemudian La Liga, di mana dia menjadi legenda.
Secara internasional, ia bermain untuk beberapa kelompok pemuda di Swiss sebelum menetap di Kroasia. Rakitic kemudian mengukuhkan dirinya bersama Luka Modric sebagai salah satu gelandang kelas atas.

membawa Vatreni ke final Piala Dunia 2018 sebelum mengalahkan Prancis.Prestasi itu menjadi bersejarah bagi Kroasia meski hanya keluar sebagai runner-up.