June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

Peringkat Kapten Terbaik Liga Inggris: Reece James Worst, Bagaimana dengan Bruno Fernandes dan Virgil van Dijk?

Liga Inggris

Liga Inggris

Liga Inggris 2023/2024 kini telah berjalan selama empat minggu dan kapten masing-masing klub telah diumumkan. Lantas siapa kapten terbaik di antara 20 klub peserta?

Status kapten suatu klub kurang lebih memegang peranan penting, terutama bagi para manajer. Ia akan menjadi orang yang dapat dipercaya untuk memimpin rekan-rekannya.

Kapten pada dasarnya harus mendapatkan rasa hormat dari tim. Hanya dengan kehormatan tersebut ia akan lebih mudah menjadi panutan bagi pemain lain.

Lantas bagaimana dengan keputusan manajer Premier League terkait pemilihan kapten musim ini? Laporan Give Me Sport membuat peringkat dengan membagi orang ke dalam enam kotak.

Namun, ia hanya bermain satu musim di Bournemouth. Mantan kiper Barcelona itu kerap melewatkan pertandingan karena cedera.

Reece kini baru berusia 23 tahun. Meski fans senang lulusan akademi itu sendiri yang menjadi kapten, ada banyak pemain senior di tim yang lebih pantas mempertahankan status tersebut di tim, seperti Thiago Silva.

Kategori kedua dari bawah adalah “Kurang Meyakinkan.” Kurt Zouma (West Ham) dan Max Kilman (Wolverhampton) berada di level yang sama.

Zouma dan Kilman dianggap kapten dalam hal kualitas kepemimpinan mereka. Namun, keduanya tidak banyak berbicara satu sama lain dengan cara yang menyenangkan.

Padahal, kapten di lapangan haruslah sosok yang dipercaya kemampuannya oleh rekan-rekannya sendiri. Di kubu West Ham dan Wolverhampton, masih ada pemain-pemain yang oke secara kepemimpinan dan lebih baik dari mereka dari segi permainan.

Kategori ketiga dari bawah adalah “Pemimpin di luar lapangan tetapi tidak di lapangan.” Jack Cork (Burnley), Tom Cairney (Fulham) dan Jamaal Lascelles (Newcastle) termasuk dalam kategori ini.

Ketiga pemain ini diyakini punya pengaruh besar bagi masing-masing klub. Cork, Cairney dan Lascelles dihormati oleh rekan-rekan mereka.

Masalahnya adalah Mereka Bukanlah Protagonis Klub. Cork hanya bermain melawan Burnley sekali musim ini. Cairney hanya bermain dua kali untuk Fulham.

Lascelles lebih baik dari mereka, tetapi masih kesulitan mendapatkan menit bermain karena dia tidak bisa melewati pemain kunci seperti Sven Botman dan Fabian Schar.

Kategori ketiga dari atas adalah “Opsi Permanen”. Kapten seperti Martin Odegaard (Arsenal), John McGinn (Aston Villa), Christian Norgaard (Brentford), Kevin de Bruyne (Manchester City) dan Son Heung-min (Tottenham) adalah pilihan yang solid.

Jika Anda melihat aspek kepemimpinan, kualitas permainan hingga menit bermain, semua orang pasti berhak mendapatkan status kapten. Namun, penghasilan mereka tidak cukup untuk masuk dalam kategori terbaik kedua.
Pasalnya, kelima pemain tersebut bukanlah pemain yang alami menjadi pemimpin. Odegaard dan de Bruyne memiliki kekuatan dan jiwa tim, begitu pula Son. Masalahnya adalah mereka bukanlah karakter yang cukup mengekspresikan diri untuk mengambil peran kepemimpinan bagi rekan-rekannya.

Kategori kedua dari atas adalah “Kapten Hebat”. Joel Ward (Crystal Palace), Tom Lockyer (Luton Town), Bruno Fernandes (Manchester United) dan John Egan (Sheffield United) termasuk dalam kategori ini.