June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

Pasangan muda Arema FC tampil agresif di matchday kedua belas BRI Liga 1: berkat kepercayaan diri para pelatih yang semakin besar!

Arema FC

Arema FC

Arema FC gagal mencapai target tiga poin pada matchday 12 BRI Liga 1 2023/2024. Singo Edan bermain imbang tanpa gol melawan Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (16 September 2023).
Meski demikian, bukan berarti Arema FC tampil mengecewakan. Jika dilihat dari jalannya pertandingan, Arema FC menguasai penguasaan bola dan lebih banyak peluangnya.

Singo Edan pun memperlihatkan hal lain. Dua pemain muda tampil apik di sisi lapangan.

Achmad Maulana di bek kanan dan Ginanjar Wahyu di sayap kanan. Dua pemain muda Aremy FC dipinjamkan dari Persija Jakarta.

Fernando Valente, pelatih
Arema FC, mulai menaruh kepercayaannya pada dua pemain muda tersebut. Padahal, Achmad berposisi sebagai gelandang bertahan.Namun di Arema FC ia kerap diturunkan sebagai bek sayap.

Chemistry kedua pemain muda ini kerap terlihat. Mereka beberapa kali bekerja sama di sayap kanan, membantu Singo Edan mengatur serangan.

Sayangnya tak satupun umpan silangnya membuahkan gol. Padahal kedua game tersebut cukup bagus.Ini adalah pertama kalinya mereka bermain di tim yang sama.

Sebelumnya, Achmad bermain di bek kiri menggantikan Ahmad Alfarizi, dan Ginanjar bermain di sayap kanan.

Arema FC tak sekadar menggunakan Achmad dan Ginanjar untuk mematuhi peraturan. Namun, Anda bisa bersaing sebagai starter.Ada juga chemistry yang baik di antara keduanya.

Keduanya bermain sebagai rekan satu tim sejak bergabung dengan timnas U-19 Indonesia dan Persija Jakarta.
Uniknya, performa Achmad justru menurun saat menggantikan Ginanjar pada menit ke-67. Dia melakukan kesalahan di dekat area penalti. Bola yang seharusnya bisa dicegat dicuri oleh striker Persita Ramiro Fergonzi.Beruntung gawang Aremy FC tak kebobolan saat itu.

Achmad juga tidak terlalu aktif menyerang karena Ginanjara digantikan oleh Flabio Soares. Pemain pengganti itu bergerak liar dan sering bertukar posisi dengan Ariel Lucero, membuat Achmad ragu untuk membantu serangan.

Dibandingkan musim lalu, Ginanjar dan Achmad lebih berkembang di musim ini. Arema FC lebih mendapat kepercayaan dibandingkan klub induknya Persija Jakarta.

Pada minggu ke-12, Ginanjar sudah memulai sebanyak tiga kali. Namun musim lalu, dia hanya menjadi starter dua kali. Ke depannya, Ginanjar mungkin akan lebih sering menjadi pemain reguler di sayap kanan.

Achmad kini bisa dipercaya karena tidak pernah diturunkan musim lalu. Pemain kelahiran Bandung itu baru menjalani debutnya di Ligue 1 musim ini.Achmad tampil empat kali sebagai starter dan empat kali sebagai pemain pengganti.

Di awal musim ia memainkan peran alaminya sebagai gelandang bertahan. Namun belakangan Achmad memindahkan Rifad Marasabessy ke bek kanan, padahal itu bukan posisi aslinya.
Asisten pelatih
Arema FC Kuncoro lah yang pertama menugaskannya sebagai winger.