June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

Apakah kamu benar-benar menyesal? Jadon Sancho telah menghapus komentarnya tentang Medos tetapi Ten Hag masih kecewa

Jadon Sancho

Jadon Sancho

Kasus Jadon Sancho di Manchester United sungguh menarik. Dia secara terbuka dikritik oleh pelatih Erik ten Hag. Sancho tak setuju dengan hal tersebut dan melakukan protes di media sosial, namun pada akhirnya ia harus bertanggung jawab.

Situasi Sancho cukup rumit dalam beberapa bulan terakhir.Ia jarang bermain sejak kedatangan Erik ten Haga musim lalu, namun situasinya memburuk di pramusim.

Sancho mendapatkan peluangnya tetapi tampaknya dia terus mengecewakan manajernya. Alhasil, Ten Hag terang-terangan menyatakan Sancho tidak layak menjadi bagian skuad tim MU karena levelnya yang kurang bagus.

Anehnya, Sancho justru menyerang Sepuluh Penyihir. Ia mengaku menjadi kambing hitam dan yakin tidak ada yang salah dengan level permainannya.

Itu sudah rusak
Sancho saat ini masih bermain untuk MU, namun situasinya semakin parah. Hubungan dengan Ten Hag sudah terputus. Mungkin dalam protesnya di media sosial kemarin, Sancho berharap bisa meninggalkan MU tepat waktu.

Protes media sosial baru-baru ini dihapus oleh Sancho.Namun, hubungannya dengan Ten Hag mungkin tidak akan membaik dengan mudah.
“Menghapus postingan media sosial sudah cukup untuk menghilangkan ketegangan dalam hubungan antara Ten Hag dan Sancho,” kata pakar Liga Premier Dean Jones.

“Namun pendekatan ini bisa dianggap benar. “Masuk akal jika Sancho menghapus postingan tersebut, meski dia merasa dijadikan kambing hitam.”

hak spekulatif
Ten Hag mengkritik Sancho terkait jawaban pertanyaannya. Para jurnalis bertanya mengapa Sancho tidak bermain, dan Ten Hag menjawab dengan tegas, yakni level permainannya.
“Masalah Sancho adalah Ten Hag ditanya langsung kenapa Sancho tidak ada di tim dan jawaban Ten Hag singkat dan jelas,” lanjut Jones.

“Jika Sancho tidak memenuhi ekspektasi Ten Hag, pelatih berhak mengatakan demikian,” ujarnya.