June 24, 2024

My Blog

My WordPress Blog

5 Hikmah dari Hasil Imbang Atalanta Vs Juventus: Bermain Tanpa Strategi Pasti, Itu Anda Allegri?

Atalanta

Atalanta

Atalantadan Juventus harus puas berbagi poin usai bermain imbang 0-0 pada laga Serie A pekan ke-7 musim 2023/2024 yang dimainkan, Minggu (1 Oktober 2023) di Stadion Gewiss. WIB malam.

Atalantadan Juventus menciptakan beberapa peluang di babak pertama dan kedua. Namun tak satu pun berhasil mencetak gol ke gawang lawan selama 2 x 45 menit.

Dengan hasil ini, Juventus saat ini berada di peringkat keempat klasemen dengan 14 poin.Atalantakini tertinggal satu bar dan tertinggal satu titik.

Berbagai kesimpulan bisa diambil dari permainan ini. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Mempertanyakan strategi Massimiliano Allegri

Dalam laga ini, Allegri juga bermain dengan formasi 3-5-2 dan memposisikan Weston McKennie sebagai pemain sayap kanan, yang bukan peran alaminya.

Allegri kerap melakukan hal seperti menggunakan Federico Chiesa sebagai dual striker bersama Moise Keane. Strategi Juventus bisa dikatakan tidak berjalan maksimal.

Selama pertandingan, Juventus tidak melakukan serangan penangkapan yang direncanakan. Para pemain hanya mencoba mengoper bola dari belakang ke depan tanpa jarak pandang yang baik.

Kurangnya strategi yang jelas membuat permainan Juventus menjadi monoton dan membosankan. Bola mendapat masalah lebih besar di area penalti mereka sendiri.

Faktanya, Juventus hanya mampu melepaskan lima tembakan dalam kurun waktu 2×45 menit, tiga di antaranya tepat sasaran.Bandingkan denganAtalantayang berhasil melepaskan 15 tembakan.
Di sisi lain, seranganAtalantabisa dibilang tak efektif. Dari 15 tembakan, hanya dua yang berhasil.

Minimnya striker dengan insting gol yang kuat sangat merugikan Juventus. Bianconeri tidak diperkuat dua penyerangnya karena cedera, yakni Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik.

Di tengah serangan minimalnya berpola apik yang dibangun untuk pemain Juventus, sejumlah peluang seharusnya bisa lebih dimaksimalkan jika mereka bisa memainkan Vlahovic.

Chiesa yang berposisi asli sebagai penyerang sayap pun kini terpaksa ditandemkan dengan Kean di lini depan dalam formasi dua penyerang kembar. Terbukti, taktik ini tidak efektif.

Marten de Roon tampil impresif di lini tengah. Dominasi permainanAtalantaterutama di babak kedua tak lepas dari peran besar De Roon yang mencatatkan akurasi umpan hingga 97 persen.

De Roon mencatatkan sembilan kemenangan tekel, dua umpan kunci, dan lima umpan panjang yang sukses. Distribusi umpan De Roon pun menimbulkan masalah bagi pertahanan Juventus.

De Roon juga tampil bagus dalam bertahan, membuat tujuh tekel, lebih banyak dari pemain lainnya. Gelandang Belanda itu juga mencetak dua gol.

Setelah musim yang sangat mengecewakan, Juventus diperkirakan akan kembali ke liga musim ini.Pasalnya, mereka tak terbebani harus berkiprah di kompetisi Eropa seperti rivalnya.
Lebih lanjutnya, performa juara bertahan Napoli bisa dikatakan masih inkonsisten di bawah kepemimpinan pelatih baru Rudi Garcia. Praktisnya, hanya pasangan Milan yang bisa dianggap sebagai kandidat utama Scudetto musim ini.
Sayangnya, peluang tersebut tak dimanfaatkan Juventus, setidaknya hingga matchday ketujuh. Penampilannya sebagai orang hebat Italia tidak meyakinkan.